Selasa, 31 Agustus 2010

Kedisiplinan

… Kedisiplinan akan membuahkan hasil yang memuaskan  dalam proses pembelajarannya.
Disiplin sebenarnya harus di imbangi juga dengan pujian atau apresiasi. Jangan pernah hanya melakukan disiplin tetapi tidak pernah melakukan apresiasi kepada anak-anak kita. Apalagi disiplin yang tidak didasari kasih atau cinta maka disiplin akan menjadi tindakan yg semena-mena. Smart reader... Alasan orang tua melakukan disiplin kepada anak-anaknya biasanya karna anak itu ingkar janji atau berbohong, anak itu melakukan kesalahan, malas belajar, tidak naik kelas atau melakukan hal-hal yang berbahaya. Dan biasanya bagaimanakah kondisi kita pada waktu mendisiplin anak? Mari kita renungkan!! Biasanya pada saat itu kita sebagai orang tua sedang emosi, sedang marah, kesal, kecewa, frustasi, dan kita ketahui kesemua alasan diatas merupakan emosi negative… Sedangkan semua emosi negative pasti akan mengakibatkan perasaan negative seperti terluka, kecewa, atau dengan kata lainnya perasaan negative yang diimpartasikan oleh si pemberi disiplin akan tertular dengan cepat kepada anak yang didisiplin. Bahkan dapat mungkin terjadi multiplikasi kemarahannya lebih besar dari yang mendisiplin… sedangkan kita ingin belajar smart listener pada saat ini apa sih sebenarnya tujuan disiplin!! Apakah tujuan disiplin hanya untuk mengajar dengan kekerasan bagi anak-anak kita!! Tentunya kita mau anak-anak kita belajar sesuatu tentang tanggung jawab lewat disiplin. Bahwa setiap kesalahan pasti ada sangsinya. Atau ada akibatnya dari sebuah tindakan yang salah. Disiplin bukan untuk mentransfer emosi negative. Kita mendisiplin anak sebenarnya sedang memperbaiki perbuatannya bukan!! Bukan sedang membenci pribadinya. Tetapi ketika melakukan transfer emosi negative sebenarnya kita sedang melukai pribadinya. Kita harus catat bahwa disiplin bukanlah sebuah reaksi kemarahan orang tua. Displin tidak harus dengan cara militer! Disiplin tidak dapat diekspresikan dengan tindakan tanpa kasih. Smart reader… jadi bagaimana mendidik anak dengan dasar cinta atau kasih?! Bagaimana langkah praktis dalam menerapkan disiplin dengan benar?! Ikuti solusion tips sebagai berikut :
Pertama, kita harus mengerti. Kita harus mengerti bahwa anak-anak kita unik dan berbeda. Jadi kita harus memperlakukannya secara berbeda. Termasuk dalam mendisiplinkannya. Kedua, disiplin itu sedang mengajar., jadi kita harus sadar ketika mendisiplin, sebenarnya kita sedang mengajar anak kita bukan sedang melampiaskan emosi kemarahan kita. Yang ketiga, lakukanlah disiplin karena kita mengasihi mereka bukan membenci. Tundalah melakukan disiplin ketika kita sedang marah sehingga ketika kita sedang melakukan disiplin kita lakukan berlandaskan kasih atau cinta. Dan yang terakhir smart reader, ke-te-la-da-nan.. Seimbangkan disiplin dengan tindakan keteladanan dari orang tuanya, karena action speaks louder than worlds…. So be carefull..
(Bambang Syumanjaya)